Sejalan dengan hal tersebut, Direktur TI & Digital PT Pegadaian (Persero), Yos Iman Jaya Dappu juga menyampaikan pesannya kepada masyarakat agar tidak menjadi spekulan dalam berinvestasi emas dan memanfaatkan kemudahan menabung emas melalui aplikasi digital.
Dia mengatakan, investasi emas tidak bisa dilakukan karena FOMO saat emas sedang happening atau saat harganya naik. Justru seharusnya pada saat harga emas turun, menjadi momentum yang baik untuk membeli emas baik secara fisik, maupun menabung emas digital.
"Fluktuasi harga harian itu hal yang normal, namun jika kita lihat tren 10 tahun terakhir, nilai emas cenderung terus naik. Kuncinya sederhana, saat ada rezeki, langsung sisihkan untuk menabung emas menggunakan uang dingin, bukan dana darurat. Lalu biarkan aset tersebut tumbuh seiring waktu. Apalagi sekarang jadi lebih mudah menabung emas dengan adanya Tring ataupun blu. Semua bisa investasi emas lewat aplikasi, di mana saja dan kapan saja," ujar Yos.
● Modal Super Ringan Bebas Biaya Transaksi: Mulai bangun portofolio emasmu cukup dengan nominal Rp10.000 hingga batas maksimal 100 gram per hari untuk setiap nasabah, tanpa potongan biaya transaksi jual maupun beli.
● Praktis All-in-One di Aplikasi blu: Nikmati pengalaman investasi yang seamless karena seluruh proses mulai dari buka rekening Tabungan Emas Pegadaian, top-up, hingga jual emas terintegrasi langsung dengan bluAccount milikmu.