JAKARTA, iNews.id - Sistem akuntansi mungkin sudah bukan istilah yang asing di telinga Anda, khususnya apabila Anda adalah seorang manajer keuangan. Bagi Anda yang belum tahu, sistem akuntansi atau perangkat lunak akuntansi adalah perangkat lunak yang berfungsi mencatat dan memproses berbagai transaksi akuntansi perusahaan.
Meskipun saat ini telah banyak perusahaan yang menggunakan sistem akuntansi otomatis, sebagian masih memilih akuntansi konvensional dalam mengelola pembukuannya. Kira-kira apa saja perbedaan antara keduanya?
Akuntansi konvensional merupakan proses mengelola pembukuan dan berbagai transaksi akuntansi secara manual tanpa bantuan aplikasi komputer akuntansi. Di sini, peran akuntan menjadi sangat penting karena mereka harus bisa mencatat, menghitung, dan membuat laporan keuangan secara lengkap tanpa kesalahan. Karena dilakukan secara manual, biasanya ini diperlukan lebih dari seorang akuntan untuk melakukan semua prosedur akuntansi tersebut.
Sayangnya, human error hampir mustahil untuk dihindari jika perusahaan masih bergantung pada akuntansi konvensional. Inilah mengapa sekarang banyak perusahaan yang lebih memilih untuk menggunakan sistem akuntansi otomatis.
Sistem akuntansi otomatis tetap melibatkan peran manusia untuk memasukkan data, namun sebagian besar proses dapat diotomatiskan, terutama penghitungan dan pembuatan laporan. Dengan perangkat lunak akuntansi, human error dapat diminimalkan sehingga tingkat akurasi datanya lebih tinggi dibandingkan akuntansi konvensional.