Mendag Zulhas Tegaskan Pentingnya Literasi Perdagangan Berjangka Komoditi: Pahami Risiko dan Manfaat

Antara
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dalam acara Polemik Impor Beras di Akhir Tahun yang digelar ICMI secara virtual, Selasa (27/12/2022). (Foto: Tangkapan Layar)

"Ini karena terbatasnya pemahaman masyarakat terhadap perdagangan berjangka komoditi, selain itu, masih terdapat pelaku usaha yang tidak taat, sebab masih ada celah di peraturan yang ada," kata Didid.

Selama 2022, Bappebti mencatat sejumlah pengaduan masyarakat terkait perdagangan berjangka komoditi. Angka ini meningkat dibanding 2021.

Didid mengatakan, terdapat dua jenis pengaduan dari masyarakat yakni investasi legal dan investasi kepada pialang tetapi tidak memahami cara kerja perdagangan berjangka komoditi.

"Selalu yang digaungkan adalah untung 10 persen per bulan. Investasi di mana pun tidak ada yang untungnya tetap. Ini yang akan kami sampaikan dan dalam investasi selalu melekat risiko kerugian atau keuntungan. Jangan sampai saat rugi baru mengadu," ujarnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Baja Nirkarat RI Bebas Bea Masuk Anti-Dumping Turki, Peluang Ekspor Terbuka Lebar

Nasional
23 hari lalu

Dasco, Bahlil, Zulhas dan Cak Imin Bertemu, Perkuat Soliditas Koalisi

Nasional
1 bulan lalu

Zulhas Ngaku Sudah Biasa Panggul Beras: Jangan Cuma Emosi, Mari Bantu Saudara Kita

Nasional
2 bulan lalu

Eks Sekjen Kemenhut Jelaskan Isu Zulhas Lepas 1,6 Juta Ha Hutan: Bukan untuk Sawit, tapi Tata Ruang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal