Mengenal Fenomena Flexing, Kaya Bohongan yang Dipamerkan

Shelma Rachmahyanti
Rhenald Kasali. (dok iNews)

Bahkan dia mengaku seringkali was-was jika bertemu seseorang di tempat umum seperti di pesawat yang bergaya sederhana atau tak mencolok. Pasalnya, kebanyakan orang kaya justru memilih tampil sederhana, bahkan duduk berbaur dengan penumpamg umum.

“Kalau saya naik pesawat, saya suka menebak-nebak siapa yang duduk di sebelah saya. Semakin sederhana, semakin saya was-was. Jangan-jangan ini orang terkaya di dunia ini, di sebelah saya,” ucap dia.

Dia menjelaskan, Flexing biasanya dilakukan untuk beberapa kebutuhan, yaitu agar terlihat mampu atau kaya, meraih ketenaran, hingga mendapatkan pasangan dari kalangan berada.

“Pertama, agar dilihat mampu oleh orang lain. Hal ini bisa dalam hal pekerjaan. Kedua, untuk menunjukkan kredibilitas atas suatu kemampuan. Di mana, dalam hal ini yang dipamerkan bukanlah harta kekayaan. Ketiga, untuk mendapatkan pasangan dengan level keuangan sultan,” ujar Rhenald.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
3 hari lalu

Deputi Bakom Timothy Ivan Disorot gegara Pamer Kemewahan, Qodari Minta Maaf

5 hari lalu

Hong Kong Masih Jadi Pusat Miliarder Asia, Total Kekayaan Tembus Rp5.737 Triliun

7 hari lalu

Kekayaan Mark Zuckerberg Anjlok Rp159 Triliun dalam Sehari usai Sempat Melonjak, Ini Penyebabnya

9 hari lalu

Mark Zuckerberg Jadi Orang Terkaya ke-5 di Dunia, Kekayaannya Tembus Rp4.599 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal