Menko Pangan Beberkan Penyebab Serapan Pupuk Subsidi 2024 Minim

Suparjo Ramalan
Menteri Koordinator bidang Pangan, Zulkifli Hasan membeberkan biang kerok rendahnya serapan pupuk subsidi pada tahun ini. (Foto: iNews.id/Raka Dwi)

JAKARTA, iNews.id - Penyerapan pupuk subsidi di tahun ini baru mencapai 4,5-5 juta ton. Adapun realisasi ini tidak sesuai target pemerintah dengan kuantum 9,55 juta ton sepanjang tahun ini. 

Otoritas telah meningkatkan kuantum pupuk subsidi untuk anggaran 2024 dari 4,7 juta ton menjadi 9,55 juta ton, sejak 26 Januari lalu. Hanya saja hingga November ini serapannya masih minim.

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan membeberkan biang kerok rendahnya serapan pupuk subsidi. Menurutnya, hal tersebut karena penyalurannya masih terhambat regulasi.

Saat ini penyaluran pupuk subsidi bertele-tele lantaran harus melalui berbagai tahapan prosedur. Artinya, perizinan tidak hanya diberikan pemerintah pusat, namun juga dari gubernur dan bupati, alhasil mekanisme yang mengular ini justru membuat serapan tidak maksimal. 

“Sederhananya gini, jatah pupuk tahun ini 9,55 juta, tapi baru bisa dikirim 4,5 juta, ya 5 juta, kenapa? Karena harus ada SK (Surat Keputusan) dari Bupati, SK dari Gubernur, menggular rumit sekali,” ujar pria yang akrab disapa Zulhas saat ditemui di kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Selasa (12/11/2024).

Persoalan tersebut mengharuskan pemerintah mengambil langkah pemangkasan aturan ihwal distribusi pupuk subsidi. Putusan ini dihasilkan dalam rapat koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Keuangan, hingga Kementerian BUMN.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

BPS Proyeksi Produksi Beras Tembus 10,16 Juta Ton pada Januari-Maret 2026

Nasional
6 hari lalu

Kapolri Teken MoU dengan Pupuk Indonesia terkait Distribusi: Agar Tepat Sasaran

Nasional
8 hari lalu

BGN: SPPG Tak Boleh Tolak Pasokan dari UMKM hingga Petani Kecil untuk MBG

Megapolitan
13 hari lalu

Kesal Sawah Terendam Banjir dan Gagal Panen, Petani di Tenjo Bongkar Pagar Beton Perumahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal