Mentan Sebut Indonesia Bisa Pasok Kedelai ke Negara Lain, Begini Caranya

Iqbal Dwi Purnama
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (Foto: Istimewa)

Stok akhir Kedelai pada bulan Desember diperkirakan hanya 58.708 ton, sedangkan kebutuhan perbulannya tembus 245.000 ton. Sementara, produksi dalam negeri dari Januari-Desember pada 2022 hanya sebesar 288.000 ton, artinya hanya cukup memenuhi kebutuhan satu bulan.

"Tiap hari kita makan kedelai, tahu, tempe, pakai kecap, kita harus nyerah dengan itu, harga di luar memang lebih murah, Rp5.000-Rp6.000, mereka pakai hamparan di Amerika dan Brazil dan menggunakan teknologi," ucap Mentan.

Menurutnya, kedelai dalam lahan 1 hektare hanya bisa memproduksi 1,2 juta ton sampai 1,6 juta ton. Sehingga masih membutuhkan lahan yang lebih luas untuk memproduksi kedelai yang lebih banyak, baru bisa memasok kedelai ke luar negeri. Syaratnya kebutuhan dalam negeri terpenuhi.

"Kita harus menuju kesana, kalau begitu dua tahun dari sekarang harus kita mulai persiapkan kedelai kita," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
11 hari lalu

Mentan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Ayam Senilai Rp18,2 Miliar ke 3 Negara

Nasional
22 hari lalu

Mentan Sidak Pasar Kebayoran usai Terima Laporan, Harga Bawang Putih Langsung Turun

Nasional
23 hari lalu

RI Siap Ekspor Ikan Patin ke Arab Saudi untuk Konsumsi Jemaah Haji

Nasional
1 bulan lalu

Ekspor RI Naik 6,15 Persen Sepanjang 2025, Industri Pengolahan Jadi Penopang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal