Menteri PUPR Sebut Renovasi Jakarta Lebih Mahal Dibanding Bangun IKN Nusantara

Iqbal Dwi Purnama
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengatakan renovasi DKI Jakarta menelan biaya yang lebih mahal dibandingkan membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.

Menurut dia, biaya renovasi DKI Jakarta untuk menjadi kota yang ideal sebagai ibu kota negara jauh lebih mahal daripada anggaran pembangunan IKn Nusantara yang diperkirakan sebesar Rp600 triliun. 

"Sekitar 20 atau Rp120 triliun dari total anggaran tersebut didanai oleh APBN," ujar Basuki, dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (17/3/2023).

Basuki menjelaskan, pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur dikarenakan tekanan penduduk yang sangat besar, urbanisasi yang masif dan kerusakan lingkungan yang terjadi di Pulau Jawa, khususnya Jakarta.

Hal itu, lanjutnya, disebabkan daya dukung Jakarta sebagai ibu kota negara sangatlah terbatas, mulai dari ketersediaan air baku, penduduk, pengembangan ekonomi, transportasi dan lain-lain.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Megapolitan
10 jam lalu

Arus Balik Nataru 2026, 46.800 Penumpang Tiba di Jakarta

Megapolitan
2 hari lalu

Hujan Guyur Monas di Malam Tahun Baru, Sebagian Pengunjung Tinggalkan Lokasi 

Nasional
3 hari lalu

Terbang ke IKN, Gibran Pantau Pembangunan Istana Wapres dan Masjid Negara 

Nasional
4 hari lalu

Stok Beras di Jakarta 290.000 Ton, Dirut Bulog: Nggak Usah Takut Kalau Berasnya Habis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal