Menteri PUPR: Utamakan Bahan Bangunan Lokal dalam Pembangunan Infrastruktur

Aditya Pratama
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menekankan pentingnya penggunaan bahan dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN). (Foto: Aditya Pratama)

Selain bahan material di atas, Basuki juga mewajibkan kepada jajaran Kementerian PUPR untuk membeli eksavator dari PT Pindad (Persero). Untuk pembelian lampu untuk penerangan juga diutamakan kepada produk yang memiliki pabrik di Indonesia.

"Eksavator saya harus beli di Pindad, Pindad kan enggak bisa produksi banyak, paling kita produksi 50-60, tapi kalau udah lebih dari itu terpaksa ambil yang lain," katanya.

"Untuk lampu-lampu kalau belum bisa diproduksi UKM tapi yang punya pabrik di sini, kan banyak merek-merek luar tapi pabriknya di sini. Kita utamakan yang pabriknya dari Pasuruan, dan lainnya. Itu kita masukkan di dalam spesifikasi kontrak dalam dokumen tender kita masukkan sehingga itu menjadi nilai lebih dari pemanfaatan produk dalam negeri," ujarnya.

Untuk mengontrol penggunaan bahan material dengan TKDN, Basuki menyebutkan ini akan diawasi penuh oleh Inspektorat Jenderal Kementerian PUPR.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
20 hari lalu

Hyundai Siap Penuhi TKDN 60 Persen, Sudah Investasi Rp50 Triliun

1 bulan lalu

Indonesia Tak Kebagian iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max? Ini Faktanya! 

2 bulan lalu

Pemerintah Dorong Produsen Kendaraan Tingkatkan TKDN Minimal 60 Persen mulai 2027

2 bulan lalu

Pemimpin Daerah Awards 2026, Wali Kota Agung Nugroho Terima Penghargaan Pembangunan Infrastruktur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal