Miliarder India Bangun Pembangkit EBT Terbesar di Dunia, Luasnya 5 Kali Paris

Aditya Pratama
Perusahaan milik orang terkaya kedua di India Gautam Adani, Adani Group tengah membangun pembangkit EBT terbesar di dunia bernama Khavda Renewable Energy Park. (Foto: Reuters)

NEW DELHI, iNews.id - Perusahaan milik orang terkaya kedua di India Gautam Adani, Adani Group tengah membangun pembangkit energi baru terbarukan (EBT) terbesar di dunia yang terletak di negara bagian Gujarat, India. Adapun luas pembangkit energi dengan nama Khavda Renewable Energy Park diklaim lima kali ukuran Kota Paris, Prancis. 

Mengutip CNN Business, skala proyek yang mengubah hamparan gurun garam tandus di tepi barat India ini menjadi salah satu sumber energi bersih terpenting. Adani Green Energy Limited (AGEL), unit bisnis energi bersih milik Adani Group ini menggelontorkan anggaran sekitar 20 miliar dolar AS untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya dan angin yang luas tersebut. 

Proyek ini akan menjadi taman energi terbarukan terbesar di dunia jika selesai dibangun dalam waktu sekitar lima tahun, dan akan mampu menghasilkan listrik ramah lingkungan yang cukup untuk memberi daya pada 16 juta rumah di India.

Pembangkit EBT terbesar di dunia milik Adani Green Energy Limited, Khavda Renewable Energy Park. (Foto: Dok. Adani Green Energy)

Direktur Eksekutif AGEL, Sagar Adani menyebut, keberhasilan Khavda Renewable Energy Park sangat penting bagi upaya India untuk mengurangi polusi sekaligus memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat di negara dengan populasi terbesar di dunia dan negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia. Adapun, batu bara masih menyumbang 70 persen listrik yang dihasilkan India.

Terletak hanya 12 mil dari salah satu perbatasan paling berbahaya di dunia yang memisahkan India dan Pakistan, pembangkit EBT ini akan mencakup lebih dari 200 mil persegi dan menjadi pembangkit listrik terbesar di dunia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Satu Pembangkit Berhasil Pulih, Sistem Kelistrikan di Jawa Mulai Stabil

57 tahun lalu

Bahlil Buka Opsi Revisi Harga Batu Bara PLN di Tengah Kendala Pasokan

57 tahun lalu

Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX

57 tahun lalu

JK Siap Bangun Pembangkit Listrik 2.000 MW, Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal