Miliki Jam Kerja Terlama di Dunia, Jepang Mencoba Berubah

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi. (Foto: Okezone)

Akhirnya, CEO Dentsu mengundurkan diri karena kotroversialnya kasus tersebut. Perusahaan tersebut didenda karena melanggar standar perburuhan yang memaksa karyawan untuk bekerja 100 jam lembur sebulan.

Setelah kasus kematian tersebut, Dentsu baru membuat perubahan dalam perusahaannya. Termasuk mematikan lampu di kantor pada jam 10 malam dalam upaya memaksa karyawan untuk pulang.

Pemerintah dan perusahaan-perusahaan Jepang mulai saat ini akan berusaha secara aktif mengurangi jam kerja. Pemerintah mempertimbangkan beberapa inisiatif untuk membatasi jumlah jam yang dihabiskan di kantor. Termasuk mewajibkan pekerja untuk mengambil setidaknya lima hari libur per tahunnya.

Pada tahun 2016, Jepang mulai menerapkan Hari Gunung setiap tanggal 11 Agustus. Dengan demikian, jumlah hari libur di Jepang menjadi 16 hari selama setahun. Pada tahun lalu, pemerintah juga meluncurkan sebuah inisiatif yang disebut Premium Friday di mana pemerintah mendorong perusahaan untuk mengizinkan karyawannya untuk pergi pada jam 3 sore pada hari Jumat terakhir setiap bulannya.

Namun, meski sudah ada kebijakan tesebut, sebuah penelitian menemukan bahwa tidak sampai 4 persen karyawan di Jepang yang benar-benar pergi lebih awal pada hari Jumat Premium itu.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Megapolitan
3 hari lalu

Polda Metro Selidiki Viral Dugaan Prostitusi Anak di Jakarta Libatkan WN Jepang

Nasional
10 hari lalu

Menhan Sjafrie dan Menhan Jepang Tiba di Jakarta, Siap Teken Kerja Sama Pertahanan

Internasional
12 hari lalu

Keji, Suami Bakar Jasad Istri di Kebun Binatang

Internasional
15 hari lalu

Indonesia Pinjamkan Sepasang Komodo ke Kebun Binatang Jepang, Ditukar Panda Merah

Nasional
17 hari lalu

Gempa Besar M6 Guncang Hokkaido Jepang, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal