Minyak Goreng Curah Langka di Pasar, Pedagang Ngaku Kesulitan Cari di Agen

Advenia Elisabeth
Salah satu pedagang sembako di Pasar Inkopol, Bekasi, Siti. (Foto: Advenia Elisabeth/MPI)

Siti menerangkan, sejak pemerintah memberlakukan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng curah Rp14.000 per liter, ketersediaan minyak goreng curah di agen jadi menipis. Bahkan, untuk membelinya harus berebutan dengan penjual lain. 

"Susah banget di agen sekarang. Kadang seminggu cuma dapat satu kali. Di agen juga stoknya cuma 10 jeriken, itu pun katanya udah pesanan langganan. Jadi kalau pun saya dapat ya paling cuma dapat satu," kata dia. 

Sementara itu, pedagang lainnya, Henry, menjual minyak goreng curah. Meski demikian, dia menyebut, untuk mendapatkan minyak goreng curah itu sulit. Tak hanya itu, Henry harus keliling agen agar bisa membeli dan dijual lagi di pasar. 

"Susah sekarang barangnya. Di agen itu dijatah. Sehari aja saya belum tentu dapat. Kalaupun dapat dijatahin 2 jeriken. Itupun karena langganan. Kalau yang enggak langganan enggak dapat," ujarnya. 

Dia mengaku sampai hari ini bantuan pemerintah yang mendatangkan minyak goreng curah bersubsidi tak kunjung datang. Padahal, pedagang di Pasar Inkopol sudah menanti barang tersebut datang. 

"Yang mobil tangkian minyak goreng subsidi itu juga belum dateng-dateng. Makanya saya masih caringa di agen-agen," ucap Henry.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
23 hari lalu

Mendag Bicara Kemungkinan Kenaikan Harga Minyakita, Kapan?

25 hari lalu

Bulog Siap Luncurkan Beras SPHP Premium untuk Tekan Kenaikan Harga 

1 bulan lalu

Harga Eceran Tertinggi Minyakita Batal Naik, Istana: Jaga Daya Beli Masyarakat

2 bulan lalu

Mendag Pastikan Harga Minyakita Naik, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal