Sebagai informasi, MNC Studios International resmi tercatat sebagai emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham MSIN. Jumlah saham yang diIepas 1,56 miliar atau sebesar 29,98 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum perdananya dengan harga sebesar Rp500 per lembar.
Ella mengatakan, perseroan merupakan perusahaan konten pertama yang berhasil mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI). "Kami percaya dengan dukungan dari semua pihak PT MNC Studios Internasional Tbk akan jadi perusahan yang terbaik di Indonesia," ujarnya.
Pada IPO ini, saham MSIN dibuka di harga awal Rp500. Namun beberapa menit kemudian, saham MSIN langsung naik 45 poin atau 9 persen ke level Rp545 dari harga awal. Transaksi awal MSIN sebanyak 5.060 kali dengan volume sebanyak 118.506 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp6,12 miliar.
Melalui IPO ini, perseroan dapat mengantongi dana hingga Rp780 miliar, sehingga valuasi perseroan setelah IPO menjadi Rp2,6 triliun. Setelah proses IPO, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) akan tetap menjadi pengendali dengan kepemilikan saham perseroan sebanyak 70 persen.
MNC Studios International bertujuan menjadi perusahaan penyedia konten terbesar di Asia Tenggara dengan memproduksi konten terbaik dan berkualitas tinggi bagi industri film dan hiburan nasional maupun internasional. Bidang bisnis MSIN yang terintegrasi melayani beragam penonton melalui film production, TV series, web series production, infotainment production, advertising agency dan manajemen bakat.