MSIN Kelola 1,5 Miliar Views per Bulan, Angela Tanoesoedibjo Ungkap 3 Jurus Monetisasi Digital

Anggie Ariesta
Direktur Utama MSIN, Angela Tanoesoedibjo mengungkapkan 3 strategi monetisasi digital. (Foto: screenshot)

Kedua, Direct Monetization dengan menggandeng mitra pengiklan secara langsung untuk memanfaatkan jangkauan audiens MSIN. Perseroan bekerja sama dengan berbagai brand dan agensi untuk memonetisasi konten dan reach yang dimiliki pada platform digital.

Terakhir, Ecosystem Monetization dengan mengarahkan trafik dari media sosial ke aset digital milik perseroan sendiri, seperti platform Over-The-Top (OTT).

“Jadi sebetulnya dari konten-konten yang kita upload di social media, itu bagaimana lalu trafiknya kita bisa tarik ke OTT kita, atau ke platform yang ada berada dalam ekosistem kita sendiri. Nah, inilah yang akhirnya kita bisa juga memonetize dari sisi platform OTT kita sendiri,” jelas Angela.

Selain sebagai sumber pendapatan, jangkauan digital yang luas ini juga dimanfaatkan perseroan sebagai alat pemasaran yang efisien. Angela mencatat bahwa promosi di platform digital global memberikan efisiensi biaya (cost efficiency) yang sangat ampuh di era saat ini.

Langkah monetisasi digital ini terbukti memberikan dampak signifikan terhadap fundamental perusahaan. Berdasarkan laporan kinerja tahun 2025, MSIN berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp985 miliar, melonjak drastis sebesar 140 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pendapatan perseroan tercatat mencapai Rp3,8 triliun, di mana segmen content IP and others menjadi kontributor terbesar senilai Rp2,1 triliun. Disusul oleh pendapatan dari subscription sebesar Rp869 miliar dan online advertising sebesar Rp856 miliar.

Keberhasilan performa keuangan ini juga beriringan dengan rencana strategis MSIN untuk melakukan secondary listing di bursa luar negeri. Langkah ini bertujuan untuk memperluas basis investor internasional serta meningkatkan visibilitas perseroan di pasar global, yang sebelumnya telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 8 April 2026.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Bisnis
5 jam lalu

MSIN Ungkap Rencana Secondary Listing di Luar Negeri, Harga Saham Melonjak!

Nasional
2 hari lalu

Puspadaya Perindo Kawal Kasus Anak Korban Child Grooming hingga Tuntas: Kami Tak Pernah Tinggalkan Korban Sendiri

Bisnis
8 hari lalu

Arthur Tirta dan Rod Sutton Jadi Komisaris MSIN, Ini Profilnya

Bisnis
8 hari lalu

MSIN Paparkan Alasan di Balik Rencana Listing di Bursa Internasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal