Nekat IPO Meski Rugi Rp2,5 Triliun, Blibi Sampaikan Komitmen Berikut Ini

Cahya Puteri Abdi Rabbi
Logo Blibli. (Foto: dok iNews)

“Kalau dilihat dari tahun ke tahun, secara persentase atasnya makin bagus. Bukan hanya penjualan, tapi juga revenue. Kami semakin menunjukkan kinerja yang sangat bagus,” ujar Kusumo. 

Seiring dengan IPO, lanjutnya, perseroan akan fokus mengembangkan tiga bisnis utama perseroan yakni, Blibli, Tiket.com dan Ranch Market. Dengan demikian, kinerja perseroan diyakini akan semakin meningkat.

Perseroan optimistis akan mencapai profitabilitas dalam waktu singkat usai melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Kusumo menegaskan, Blibli akan terus memperbaiki kinerja dan bertumbuh secara sehat, profitable dan berkelanjutan.

Dia mengungkapkan, meski dalam kondisi pandemi Covid-19, perseroan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya. 

Hal ini ditopang oleh bisnis model perseroan yakni, bussiness to customer (B2C) yang secara margin atau take rate lebih tinggi, dibandingkan model bisnis customer to customer (C2C) atau open marketplace.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
3 hari lalu

Deretan Miliarder Baru Lahir dari IPO Tahun Ini, Siapa Saja?

4 hari lalu

Bandara Soekarno-Hatta Tutup Total Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Potensi Kerugian Rp40 Miliar

8 hari lalu

Kisah Sukses Mantan Penjual Plastik di China yang Kini Jadi Miliarder

23 hari lalu

90 Persen Beras Fortifikasi Dijual Tak Sesuai Syarat, Kerugian Konsumen Ditaksir Rp89 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal