OPEC+ Perpanjang Pengurangan Produksi Minyak hingga 2025

Aditya Pratama
OPEC+ sepakat untuk memperpanjang pengurangan produksi minyak hingga tahun 2025 mendatang. (Foto: Reuters)

Sejumlah negara yang melakukan pemotongan produksi secara sukarela di antaranya Aljazair, Irak, Kazakhstan, Kuwait, Oman, Rusia, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Selain itu, OPEC+ juga secara bertahap akan menghentikan pengurangan produksi sebesar 2,2 juta barel per hari selama satu tahun mulai Oktober 2024 hingga September 2025.

Menteri Energi Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Salman menuturkan, OPEC+ dapat menghentikan pengurangan produksi atau membatalkannya jika permintaan tidak cukup kuat.

“Kami menunggu suku bunga turun dan arah pertumbuhan ekonomi yang lebih baik,” ucap Abdulaziz.

OPEC memperkirakan permintaan minyak mentah OPEC+ rata-rata mencapai 43,65 juta barel per hari pada paruh kedua tahun 2024. 

Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan bahwa permintaan minyak OPEC+ ditambah stok rata-rata akan jauh lebih rendah yaitu 41,9 juta barel per hari pada tahun 2024.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BI Rate Naik jadi 5,75%, Airlangga Minta Himbara Tahan Bunga Kredit

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

57 tahun lalu

Breaking News: BI Kembali Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75 Persen

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Bulan usai Kesepakatan Damai AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal