Pabrik AC Sharp di Indonesia Berpotensi Serap 1.000 Tenaga Kerja

Ikhsan Permana SP
Memperin Agus Gumiwang mengatakan, pabrik AC yang dibangun Sharp di Indonesia berpotensi serap 1.000 tenaga kerja.

“Sebagai upaya untuk mengurangi impor produk elektronika, pemerintah mendorong dilakukannya substitusi impor dan menjaga iklim usaha industri," ucapnya.

Sejalan dengan investasi dari Sharp, Agus menjelakan, Indonesia merupakan pasar yang besar bagi produk elektronika, termasuk AC untuk rumah tangga. Karena itu, Kemenperin akan terus memacu kinerja industri AC di Indonesia. Langkah ini diyakini akan memperkuat struktur industri di dalam negeri sehingga bisa lebih berdaya saing dan mandiri. 

Dia melanjutkan, Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbesar keempat di dunia dan lokasi geografis yang strategis, sehingga menjadikan sebuah penawaran dan potensi pasar yang menarik bagi pelaku industri elektronika global. 

"Untuk itu, Indonesia sangat terbuka bagi investor-investor asing untuk datang dan melakukan produksinya di Tanah Air, baik untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun pasar ekspor,” tuturnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
24 hari lalu

Era LCEV, Pemerintah Dorong Mazda Produksi Mobil Hybrid dan Listrik di Indonesia

1 bulan lalu

BI Catat Penyerapan Tenaga Kerja Melambat di Triwulan II 2026, Ini Datanya

1 bulan lalu

Siap-Siap! Proyek Blok Masela bakal Serap 12.000 Tenaga Kerja

1 bulan lalu

Bahlil Pastikan 30 Persen Tenaga Kerja Proyek Gas Abadi Masela Warga Maluku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal