Pabrik AC Sharp di Indonesia Berpotensi Serap 1.000 Tenaga Kerja

Ikhsan Permana SP
Memperin Agus Gumiwang mengatakan, pabrik AC yang dibangun Sharp di Indonesia berpotensi serap 1.000 tenaga kerja.

“Sebagai upaya untuk mengurangi impor produk elektronika, pemerintah mendorong dilakukannya substitusi impor dan menjaga iklim usaha industri," ucapnya.

Sejalan dengan investasi dari Sharp, Agus menjelakan, Indonesia merupakan pasar yang besar bagi produk elektronika, termasuk AC untuk rumah tangga. Karena itu, Kemenperin akan terus memacu kinerja industri AC di Indonesia. Langkah ini diyakini akan memperkuat struktur industri di dalam negeri sehingga bisa lebih berdaya saing dan mandiri. 

Dia melanjutkan, Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbesar keempat di dunia dan lokasi geografis yang strategis, sehingga menjadikan sebuah penawaran dan potensi pasar yang menarik bagi pelaku industri elektronika global. 

"Untuk itu, Indonesia sangat terbuka bagi investor-investor asing untuk datang dan melakukan produksinya di Tanah Air, baik untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun pasar ekspor,” tuturnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gaikindo Minta Insentif Tak Hanya untuk Mobil Listrik, Bensin dan Hybrid juga Diberikan

57 tahun lalu

Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI

57 tahun lalu

Prabowo Pimpin Panen Raya Udang Vaname 75 Ton di Kebumen

57 tahun lalu

Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Tembus 92,67 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal