Pabrik Sel Baterai Hyundai dan LG Resmi Beroperasi, Kapasitas Produksi 10 GWh per Tahun

Tangguh Yudha
Executive Chair Hyundai Motor Group, Euisun Chung bersama Presiden Joko Widodo usai peresmian Pabrik Sel Baterai Hyundai LG Indonesia Green Power. (Foto: Dok. HLIGP)

Untuk melengkapi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, Hyundai mendukung akses pengisian daya lebih mudah dengan membangun lebih dari 240 jaringan stasiun pengisian daya, termasuk Ultra Fast Charging Station tercepat di Indonesia. Bersertifikat IP54, Ultra Fast Charging Station tersebut tahan terhadap air dan aman dalam kondisi hujan.

Selain itu, Hyundai telah menerapkan sistem daur ulang baterai EV yang memiliki masa pakai dengan periode penggunaan terbatas atau dikenal sebagai Used Battery Energy Storage System (UBESS). 

Sistem ini menggunakan kembali baterai yang telah terpakai menjadi unit penyimpanan energi, dengan potensi untuk memfasilitasi distribusi energi ke daerah-daerah terpencil.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
6 hari lalu

Kembangkan Industri Otomotif, Hyundai dan Shell Pererat Kerja Sama

7 hari lalu

Transformasi Polytron dari Elektronik ke Kendaraan Ramah Lingkungan

16 hari lalu

Hyundai Kona Terbaru Tertangkap Kamera Ditutup Kamuflase Tipis, Intip Ubahannya

17 hari lalu

JAC Bawa 2 Kendaraan Komersial Bertenaga Listrik di Mining Indonesia, Intip Spesifikasinya 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal