Dia mengungkapkan, meski saat ini ada sekitar 16 negara yang telah mengirim jemaah umrah dengan jumlah total sekitar 111.000 jemaah, namun dampak ekonominya terhadap Arab Saudi belum terasa.
"Sebelum lima negara besar, yaitu Pakistan, Indonesia, Mesir, India, dan Turki datang (beribadah umrah, Red), dampaknya belum akan banyak. Dampak ekonominya terhadap Saudi belum akan terasa walaupun sudah lumayan dari jemaah negara lain dan juga jemaah lokal. Terutama Indonesia sebagai pengirim terbesar kedua," tutur Eko.
Sampai saat ini, lanjutnya, jemaah umrah dari Pakistan belum datang ke Arab Saudi, karena masih melihat perkembangan kasus Covid-19 dan mempertimbangkan peningkatan biaya umrah.
"Indonesia nanti Insya Allah pertengahan Desember ini, jemaah umrah sudah mulai datang . Itu yang menyebabkan bahwa pihak Saudi sangat berharap agar jemaah umrah Indonesia segera datang untuk segera menggerakkan ekonomi," ujar Eko.