Pangkas Angka Pengangguran, Bahlil Ajak Mahasiswa Jadi Pengusaha

Ikhsan Permana SP
Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, saat menjadi pembicara acara Seminar Nasional Aktualisasi Ekonomi Kebangsaan dalam Wujudkan Indonesia Emas 2045 di Universitas Kristen Maranatha Bandung, Jumat (13/1/2022). (Foto: instagram @bahlillahadalia)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, mengajak mahasiswa untuk menjadi pengusaha agar bisa memangkas angka pengangguran di Tanah Air.

Hal itu, disampaikan Bahlil di hadapan sekitar 1.700 mahasiswa Universitas Kristen Maranatha Bandung, saat menjadi pembicara acara Seminar Nasional Aktualisasi Ekonomi Kebangsaan dalam Wujudkan Indonesia Emas 2045, pada Jumat (13/1/2022). Dia mendorong para mahasiswa untuk mengoptimalkan kemudahan akses dalam menimba ilmu di masa kini.

"Saya minta adik-adik untuk memiiliki pandangan yang lebih luas. Jangan hanya bercita-cita menjadi PNS, karyawan atau TNI Polri, tapi jadilah pengusaha yang mampu memberikan kontribusi nyata membuka lapangan pekerjaan dan memangkas angka pengangguran di Indonesia. Perguruan Tinggi Indonesia tidak boleh jadi pabrik pengangguran intelektual!,” kata Bahlil dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/1/2023).

Bahlil pun mendorong generasi muda untuk menjadi pengusaha agar bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang membutuhkan selain itu menurutnya, investasi dari sektor swasta juga perlu didorong agar menciptakan lapangan pekerjaan seluas-luasnya.

"Saat ini sudah ada 7 juta pengangguran yang ada di negara ini. Angkatan kerja setiap tahun hanya mampu menyerap 2,9 juta tenaga kerja. Maka dari itu kita harus dorong investasi sektor swasta untuk menciptakan lapangan pekerjaan," ungkap Bahlil.

Sejalan dengan yang disampaikan Menteri, Ketua Taruna Merah Putih, Maruarar Sirait, menekankan pentingnya nilai-nilai besar yang ditanamkan dalam generasi muda saat ini.

"Kalau boleh adik-adik mulai masuk organisasi, mau apa aja silahkan karena networking ini penting. Apapun latar belakang agama, suku atau rasnya, kita harus menjadi generasi yang memiliki jiwa Pancasila yang sejati. Kalau jadi pengusaha lebih bagus rugi tapi tetap dipercaya, daripada untung tapi menipu orang. Anak muda harus berpikir besar dan memiliki nilai-nilai baik yang ditanamkan sejak dini," tutur Maruarar.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
8 jam lalu

Massa Demo 28 Oktober Membubarkan Diri, Akses Jalan ke Bundaran HI Mulai Dibuka

7 jam lalu

Bahlil Ungkap Dampak Konflik Geopolitik Global, Minyak Kini Lebih Dicari daripada Emas

10 jam lalu

Gerimis Tak Surutkan Aksi Demo Mahasiswa, Polisi Masih Sekat Jalan ke Bundaran HI

12 jam lalu

Massa Demo 28 Oktober Padati Bundaran HI, Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal