"Sementara untuk arah sebaliknya atau hilir dari Jawa ke Jakarta di jalur selatan baru bisa dilewati dengan kecepatan 5 kilometer per jam," tuturnya.
Jalur utara atau jurusan Cirebon ke Tegal maupun sebaliknya kereta yang akan melintasi jalur sempat terendam harus berkecepatan 20 kilometer per jam, baik dari hulu maupun hilir.
"Akan tetapi kereta yang melintas di kedua jalur tersebut sudah mulai normal kembali," katanya.