Pedagang Pasar Sulit Dapat Minyak Goreng Murah, Ternyata Ini Biang Keroknya

Advenia Elisabeth
Pedagang minyak goreng di pasar tradisional Kota Gorontalo. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) membeberkan biang kerok yang menyebabkan pedagang pasar tradisional sulit mendapat minyak goreng murah sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. 

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan hal itu disebabkan kendala pada distribusi minyak goreng murah. Namun APSSI mengungkap kendala utama disebabkan distribusi minyak goreng murah tidak melalui sales distributor yang selama ini memasok minyak goreng ke pedagang pasar tradisional. 

Sekretaris Jenderal (Sekjen) APPSI, Mujiburrohman, mengatakan minyak goreng murah yang ditetapkan pemerintah sulit di dapatkan melalui sales distributor yang selama ini memasok minyak goreng ke pedagang pasar tradisional. 

“Saat ini, kita agak sulit mendapatkan dari supplier atau distributor yang biasanya memberikan dan atau mengirim ke pasar-pasar,” kata Mujiburrohman dalam konferensi pers virtual, Kamis (10/3/2022).

Padahal sebelum ada ketetapan HET, lanujutnya, sales distributor rutin mengirimkan stok minyak goreng ke pedagang pasar tradisional. Hal inilah yang membuat minyak goreng murah langka di pasar tradisional.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Beri Sinyal Pajak Marketplace Berlaku Mulai Juli 2026

57 tahun lalu

Daftar Harga Pangan 17 Juni 2026, Beras hingga Cabai Rawit Merah Naik

57 tahun lalu

Mendag Pastikan Harga Minyakita Naik, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Update Harga Pangan 29 Mei 2026, Cabai hingga Minyak Goreng Kompak Naik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal