Pejabat Departemen Keuangan AS: Rusia Bakal Hadapi Resesi Mendalam akibat Sanksi Barat

Suparjo Ramalan
rusia

NEW YORK, iNews.id - Pejabat senior Departemen Keuangan AS mengatakan, sanksi yang dijatuhkan kepada rusia telah mendorong negara itu menjadi ekonomi tertutup dan Rusia tidak siap untuk menghadapinya. Akibatnya, negara itu bakal menghadapi resesi yang lebih dalam. 

"Konsekuensi ekonomi yang dihadapi Rusia sangat parah, inflasi yang tinggi yang akan semakin tinggi, dan resesi yang dalam akan semakin dalam," kata pejabat tersebut, dikutip dari CNN Business, Senin (4/4/2022). 

Selain itu, kekuatan Barat telah membekukan sekitar setengah dari cadangan devisa Rusia, melarang bank-bank Rusia tertentu dari jaringan perbankan SWIFT dan memblokir ekspor teknologi utama ke Rusia. Amerika Serikat juga telah melarang impor minyak, gas alam, dan produk minyak Rusia.

Tujuan dari sanksi tersebut untuk melemahkan ekonomi Rusia hingga melemahkan kemampuan negara itu untuk menggunakan militernya.

"Rusia telah terpojok untuk menjadi ekonomi tertutup, dan Rusia sebenarnya adalah salah satu negara yang paling tidak siap untuk melakukannya dengan baik sebagai ekonomi tertutup," ujar pejabat senior Departemen Keuangan AS.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Rusia Larang Ekspor BBM Mulai 1 April 2026!

Internasional
7 jam lalu

Iran Hancurkan Pesawat Mata-Mata AS Senilai Rp4,6 Triliun di Pangkalan Saudi

Internasional
9 jam lalu

Korea Utara Uji Coba Mesin Rudal Baru, Bisa Jangkau AS Bawa Hulu Ledak Lebih Banyak

Internasional
10 jam lalu

Iran Akan Hancurkan Kampus-Kampus AS di Timur Tengah, Peringatkan Dosen dan Mahasiswa Menjauh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal