Pembengkakan Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Ditambal Pakai Utang

Suparjo Ramalan
Pemerintah akan menambal cost overrrun atau pembengkakan biaya proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) dari pinjaman (loan) atau utang di perbankan. (Foto: Istimewa)

Terkait dengan sumber utang, lanjut Arya, pihaknya masih mencari perbankan yang bisa dikerja samakan. Dia pun tak menampik potensi pinjaman berasal dari bank China. 

Untuk diketahui, pembangunan KCJB mencapai 4,55 miliar dolar AS atau setara Rp64,9 triliun. Dana ini berasal dari pinjaman China Development Bank.

Jumlah itu setara dengan 75 persen dari total nilai investasi KCJB sebesar 6,07 miliar dolar AS. Pinjaman tersebut disepakati sejak 12 Mei 2017 lalu dengan tenor 40 tahun, masa tenggang 10 tahun, dan availability period hingga 2022. Sementara, suku bunga pinjaman 2 persen untuk  Dolar AS dan 3,5 persen untuk Yuan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Purbaya Perpanjang Penempatan Dana Rp200 Triliun di Perbankan hingga September 2026

Bisnis
9 hari lalu

Dirut BRI: Fundamental Industri Perbankan Solid, Akselerasi Kredit Butuh Penguatan dari Sisi Demand

Soccer
18 hari lalu

Timnas Indonesia Dipastikan Lawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026

Soccer
19 hari lalu

John Herdman Intens Pantau Pemain Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026, PSSI Bilang Begini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal