Ilustrasi Jalan Trans Papua. (Foto: Dok. Kementerian PUPR)
Iqbal Dwi Purnama

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali menawarkan proyek pembangunan jalan melalui skema Kerja sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) untuk menutup gap pembiayaan pembangunan infrastruktur. Salah satu proyek yang ditawarkan adalah Jalan Trans Papua Segmen Mamberamo-Elelim.

Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan, Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR, Reni Ahiantini mengatakan, pembangunan Jalan Trans Papua Segmen Mamberamo-Elelim dibangun sepanjang Rp50,14 km dengan nilai investasi kurang lebih Rp3,52 triliun dan masa konsesi 15 tahun.

"Skema pengembalian investasi melalui Availability Payment (AP) dan direncanakan akan masuk tahap pelelangan pada kuartal IV tahun 2022," ujar Reni dalam Market Sounding yang dilakukan untuk proyek tersebut, Selasa (6/9/2022).

Reni menjelaskan, pembanganan Jalan Trans Papua bertujuan untuk meningkatan ekonomi masyarakat di Papua, meningkatan ketersediaan jaringan jalan khususnya di jalan trans yang merupakan jalan nontol di Papua. Selain itu, pengembangan proyek ini untuk mencapai target pembangunan jangka menengah hingga 2024.

"Jalan Trans Papua ini yang merupakan jalan nontol di Papua dan merupakan tulang punggung regional di Papua," ucap Reni.

Lebih lanjut, Reni menjelaskan bahwa pembangunan Jalan Trans Papua segmen ini nantinya juga bakal mendukung pusat produksi dan pengolahan sumber daya alam Indonesia khususnya yang berada di Papua.

"Hal tersebut membuat jalan trans Papua ini menjadi jalan arteri yang signifikan karena mendukung aktivitas dan perekonomian di Papua khususnya ruas Jayapura-Wamena," kata dia.


Editor : Aditya Pratama

BERITA TERKAIT