Pendiri Twitter Jack Dorsey Sebut Elon Musk Bukan Pemimpin Ideal

Jeanny Aipassa
Jack Dorsey, pendiri dan mantan CEO Twitter. (Foto: dok iNews)

Dorsey mengungkapkan, begitu Musk mencoba mundur dari penawaran, dia berharap dewan tidak akan memaksakan penjualan. Tapi keputusan Musk untuk menyelesaikan pembelian daripada membayar denda 1 miliar dolar AS untuk menghentikan kesepakatan, membuat Dorsey berpikir seharusnya Elon Musk walk out dari kesepakatan.

Musk mengambil alih Twitter pada bulan Oktober 2022, setelah mengumpulkan saham yang cukup besar di perusahaan pada awal tahun 2022, bahkan melalui proses di pengadilan. Dia menawarkan harga Twitter sebesar 54,20 dolar AS per saham atau sekitar 44 miliar dolar AS.

Dewan Twitter menerima pembelian Musk pada akhir April, memulai kesepakatan yang akan menjadikan perusahaan itu pribadi. Segera setelah kesepakatan, penilaian Twitter turun secara signifikan karena tekanan ekonomi sangat membebani perusahaan dan saham Tesla, yang terakhir secara tajam mengurangi kekayaan bersih Musk. Musk mengumumkan niatnya untuk mundur dari kesepakatan, dan Twitter menggugat Musk untuk memaksanya menyelesaikan akuisisi.

"Saya tidak percaya dewan perusahaan harus memaksakan penjualan (Twitter) ke Musk. Dia (Musk) seharusnya melangkah pergi dan membayar kompensasi 1 miliar dolar AS. Itu lebih menguntungkan daripada melihatnya memimpin Twitter seperti saat ini," ujar Dorsey.

Dalam beberapa hari terakhir, Bluesky dengan cepat menarik pengguna Twitter profil tinggi, beberapa di antaranya menjadi kecewa dengan platform itu di bawah kepemimpinann Musk.

Menanggapi sebuah posting di mana seorang pengguna mengatakan "Sangat menyedihkan bagaimana semuanya turun," Dorsey menjawab dengan sederhana: "Ya."

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun

57 tahun lalu

Elon Musk Selangkah Lagi Jadi Triliuner Pertama di Dunia Lewat IPO SpaceX

57 tahun lalu

Geger! Elon Musk Buka Rahasia Algoritma X, Begini Cara AI Menentukan Isi Feed For You

57 tahun lalu

Trump Boyong Miliarder ke China Temui Xi Jinping, Ada Orang Terkaya Dunia hingga Ikon AI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal