Pengamat Minta Kejagung Investigasi Dugaan Permainan Kuota Impor Bawang Putih di Kemendag

Puti Aini Yasmin
Pengamat ekonomi minta Kejagung usut kasus impor bawang putih di Kemendag (ist)

JAKARTA, iNews.id - Pengamat Ekonomi Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Surya Vandiantara meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) mengusut kasus impor bawang putih di Kementerian Perdagangan (Kemendag). Ia menilai persoalan itu tampak belum tersentuh sama sekali.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pekan pertama Oktober harga bawang putih tergolong tinggi. Tercatat di Jawa mencapai Rp34.408 per kg dan di Papua harganya mencapai Rp52.518 per kg. 

Menurut Surya kasus bawang putih yang saat ini sedang ramai adalah dugaan permainan kuota Importasi melalui Surat Persetujuan Impor (SPI) yang dikeluarkan oleh Kemendag. Bahkan, hal ini tengah didalami oleh KPPU hingga Ombudsman.

"Dugaan permainan bawang putih ini lebih mengerikan, mulai dari DPR mendapatkan laporan monopoli bawang putih, KPPU sedang melakukan pendalaman, Ombudsman tengah melakukan pemeriksaan hingga laporan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) ke KPK, tapi sejauh ini tampaknya belum tersentuh terkait kasus bawang putih tersebut," ujar Surya di Jakarta, Rabu (11/10/2023).

Ia pun meminta Kejaksaan Agung turut mengusut kasus tersebut selain kasus impor gula. Kejaksaan Agung diminta ikut menelusuri dan mengusut tuntas soal dugaan permainan kuota Importasi bawang putih di Kemendag. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
23 jam lalu

Daftar Harga Pangan 23 September 2026, Cabai Merah Keriting hingga Gula Naik 

2 hari lalu

Kejagung Periksa 5 Saksi Kasus Korupsi MBG, Ini Daftarnya

6 hari lalu

Febrie Ungkap Kiprah 33 Tahun Jadi Jaksa: Semua Perkara Besar Diambil, Kita yang Digergaji

6 hari lalu

Febri Bantah 38 Aset Rp846 Miliar Sitaan Kejagung Milik Eks Jampidsus Febrie: Tidak Benar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal