Pengamat Ungkap Penyebab Produk Impor Lebih Laris Dibanding Barang Dalam Negeri, Ternyata gegara Ini

Iqbal Dwi Purnama
Ilustrasi barang impor (freepik)

"Sementara Indonesia impor bahan baku produksi, misal kapas, itu ada restraining (tertahan) dan constraining (membatasi) akhirnya apa produk akhirnya tidak kompetitif," ucap Fithra.

Maka dari itu, menurutnya kebijakan pembatasan barang impor jadi yang masuk adalah kebijakan jangka pendek untuk industri dalam negeri. Pemerintah seharusnya bisa memilah dan memilih mana saja produk-produk yang mendapatkan jalan mulus untuk di impor terutama dari sisi bahan baku.

Kelancaran rantai pasok menjadi kunci utama agar produk-produk di dalam negeri bisa lebih kompetitif dengan produk-produk impor. Sehingga pelaku UMKM lokal ini juga mampu bersaing dengan produk-produk impor.

"Jadi karena biaya produksinya meningkat dari sisi input, maka ketika menjualnya di pasar luar negeri, jangankan pasar luar negeri, pasal dalam negeri saja tidak kompetitif jika dibandingkan dengan barang impor," ujar dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Bapanas Respons Temuan Daging Sapi Rp180.000 per Kg, Minta Distribusi Dipercepat

3 hari lalu

Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat, Berlaku Mulai 28 Juli

12 hari lalu

Aspri Bos Blueray Cargo Ungkap Dibekali Kartu Kredit untuk Menjamu Pejabat Bea Cukai

16 hari lalu

Purbaya Bebas Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal