Pengusaha AS Desak China Genjot Impor

Djairan
Aktivitas ekspor-impor. (Foto: ilustrasi/AFP)

Waterman menilai, importir China mulai rajin membeli produk-produk pertanian AS. Namun, untuk produk lain seperti manufaktur, energi, dan jasa perlu ditingkatkan agar kesepakatan terpenuhi.

"Ada area di mana kita melihat sedikit kemajuan, namun kami pikir sangat penting bahwa kedua belah pihak untuk melipatgandakan upaya penyerapan produk AS," ujar Waterman dikutip dari Reuters, Selasa (7/7/2020).

Ketegangan AS dan China meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Berbagai isu memanaskan hubungan kedua negara mulai dari asal usul Covid-19 hingga isu politik di Hong Kong.

Presiden AS Donald Trump sempat mengatakan, pemutusan hubungan dengan China tetap menjadi salah satu opsi. Bahkan, Penasihat Perdagangan Gedung Putih, Peter Navarro sempat mengatakan, kesepakatan dagang AS-China berakhir meski kemudian diralat.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal