Pengusaha Bus AKAP Senang Pemerintah Perbolehkan Mudik Lebaran 2022

Anggie Ariesta
Pengusaha bus AKAP menyambut baik diizinkannya mudik Lebaran tahun ini, dan siap memaksimalkan kapasitas angkut untuk melayani penumpang mudik. (foto: MPI)

Di tahun 2019, lonjakan setiap harinya bisa 40-50 persen, artinya penggunaan kendaran bisa sampai 140 persen. Untuk lebaran 2022, Kurnia memonitor okupansi sudah hampir 100 persen.

Jadi pada saat pandemi, lanjut Kurnia, kendaraan pariwisata terjadi 'stuck' hingga pengurangan karyawan. Sedangkan, untuk Akap masih terjadi pergerakan tapi sangat lambat, di mana pada Maret 2022 hanya mencapai 70-80 persen.

"Pada saat okupansi mulai tinggi, pemerintah dari akhir 2021 Nataru itu kan pergerakan orang cukup tinggi khususnya pariwisata, awal 2022 semakin kesini semakin bagus," ucap Kurnia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Pemerintah bakal Berlakukan WFA Lagi saat Mudik Lebaran 2026  

Megapolitan
5 bulan lalu

HUT ke-80 RI, Penumpang LRT Jabodebek Melonjak 72 Persen

Nasional
7 bulan lalu

Bus Jurusan Jakarta-Jember Terbakar di Tol Kanci-Pejagan, Diduga akibat Korsleting

Aksesoris
9 bulan lalu

Periksa Kondisi Ban Kendaraan usai Dipakai Mudik Lebaran, Ini Hal 5 Penting Harus Diperhatikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal