Pensiun Dini PLTU Batu Bara, APBI: Masih Ada Sektor Industri

Cahya Puteri Abdi Rabbi
Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batu bara Indonesia (APBI), Hendra Sinadia, dalam acara ‘Mining Talk Series’ secara virtual, Kamis (17/11/2022). (Foto: tangkapan layar)

JAKARTA, iNews.id - Rencana pemerintah melakukan pensiun dini bagi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara tidak berdampak signifikan bagi kelangsungan usaha pertambangan batu bara. 

Menurut Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batu bara Indonesia (APBI), Hendra Sinadia, pensiun dini terhadap PLTU batu bara hanya berdampak pada pemanfaatan komoditas energi tersebut untuk sektor listrik. 

Sementara masih ada sektor industri yang menjadikan batu bara sebagai sumber energi, baik industri pupuk, semen, keramik, tekstil, bahkan smelter. 

Terkait dengan itu, lanjutnya, APBI meyakini permintaan batu bara untuk kebutuhan industri di dalam negeri masih akan tinggi, sehingga produksi perusahaan tambang batu bara tetap dapat terserap. 

“Ini yang menjadi menarik karena kita masih memiliki peluang untuk mengisi pasar (batu bara) dalam negeri,” kata Hendra dalam acara ‘Mining Talk Series’ secara virtual, Kamis (17/11/2022).

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
11 hari lalu

Kisah Martha Tilaar Bangun Bisnis Kecantikan dari Garasi hingga Mendunia

16 hari lalu

Prabowo Resmikan Ekspor Baterai Kendaraan Listrik dan 11 Proyek Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun

2 bulan lalu

Rusia Gandeng RI Kerja Sama Sektor Industri, Jajaki Teknologi Drone hingga Robot Bawah Air

2 bulan lalu

Pramono Akui Sulit Atasi Polusi Jakarta, Sebut Industri yang Pakai Batu Bara Jadi Biang Kerok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal