Perang Rusia-Ukraina Diprediksi Bakal Lama, Sandiaga Uno: Karena Profitable

Jeanny Aipassa
Mochamad Rizky Fauzan
Menparekraf Sandiaga Uno.(Foto: Dok. Kemenparekraf)

"Ya mau bagaimanapun Barat ini kan mengontrol sistem keuangan. Semua transaksi US dolar harus melalui New York. Itu kenapa kita takut ambil minyak Rusia karena takut SWIFT dimatikan," ungkap Sandiaga. 

SWIFT (Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunications) merupakan sistem yang menghubungkan ribuan lembaga keuangan dunia, sehingga bank dapat mengirim dan menerima pesan transaksi dengan cepat dan aman. Dengan SWIFT, transaksi keuangan saat ini dapat dilakukan antar negara bahkan antar benua.

"Tapi kata Rusia tidak usah takut, bayarnya pakai Rubel aja. Jadi di convert pembayaran dengan dolar AS ke Rubel. Nah ini yang sedang dipertimbangkan sektor keuangan, lagi hitung-hitung," tutur Sandiaga.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Minyak 188 Ribu Barel per Hari selama Penutupan Selat Hormuz

Niaga
5 hari lalu

Harga Pelumas Kendaraan di Indonesia Naik, Imbas Geopolitik dan Rupiah Melemah

Nasional
5 hari lalu

Situasi Geopolitik di Timur Tengah Tak Menentu, Harga Pelumas di Indonesia Naik

Nasional
7 hari lalu

Kemlu Ungkap Kabar Terbaru Kondisi 2 Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal