Pererat Hubungan Bilateral dengan Jepang, Unsada Kembali Gelar Simposium Internasional

Iqbal Dwi Purnama
ASJA-ASCOJA-PERSADA International Symposium di Kampus Unsada, Jakarta, Jumat (7/7/2023). (Foto: Iqbal Dwi Purnama/MPI)

JAKARTA, iNews.id - Universitas Darma Persada (Unsada) kembali menyelenggarakan kegiatan conference level internasional atau International Symposium bersama Asia Japan Alumni (ASJA), Asean Council of Japan Alumni (ASCOJA), dan Perhimpunan Alumni dari Jepang (PERSADA). Kegiatan tersebut diharapkan bisa mempererat hubungan bilateral dan membangun kerja sama mulai dari transformasi digital hingga sektor energi. 

Sejalan dengan tema besar yang diangkat yaitu pada ASJA-ASCOJA-PERSADA International Symposium tahun ini yaitu 'How the Covid-19 Pandemic Affects and Provides Opportunities for ASEAN-Japan Social, Culture & Economic Development'.

Sekjen Persada, Hidekie Amangku menjelaskan penyelenggaraan ASJA-ASCOJA-PERSADA International Symposium kali ini disisipkan beberapa sub tema pembahasan, seperti Digital Transformation, IT Agriculture, Online Marketing, Start Up, Education, Finance Technology, dan Energy.

"Akan ada peluang bagi aktivitas masyarakat untuk berkembang. Ini pengumuman yang keren. Mempelajari budaya Jepang itu sulit, untuk melakukan pertukaran dengan orang Jepang, apa yang akan menjadi pemahaman tentang Jepang bagaimana tentang masa depan," ujar Hidekie dalam paparannya di Kampus Unsada, Jakarta, Jumat (7/7/2023). 

Acara tersebut terbagi dalam dua sesi, pemaparan pertama disampaikan oleh Nurfadilah Hj Jailani dari Brunei Darussalam dengan judul 'Opportunities of Financial Technology under the impact of Covid-19 in Brunei Darussalam'. Menurut kehadiran fintech memberikan keuntungan bagi Brunei Darussalam dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi pasca pandemi covid 19.

"Selama beberapa tahun terakhir, pembukaan akun digital telah menjadi yang teratas dalam daftar teknologi yang ingin ditambahkan atau diganti oleh organisasi, Covid-19 mendorong transformasi digital ke lini depan," ucap Nurfadillah.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
20 jam lalu

Jepang Berpotensi Diguncang Gempa Magnitudo 8 hingga 27 April, Warga Diminta Waspada

Internasional
22 jam lalu

Awas! Jepang Keluarkan Peringatan Potensi Gempa Dahsyat Pasca-Guncangan M7,4

Internasional
22 jam lalu

Filipina, AS dan Jepang Gelar Latihan Perang Besar-besaran Gunakan Rudal Canggih, China Murka

Nasional
1 hari lalu

Gempa Besar M7,4 Guncang Jepang, Bagaimana Nasib WNI?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal