Perjalanan 4 Dekade AP II, Bangun 20 Bandara dan Layani Lebih 1 Miliar Penumpang

Anindita Trinoviana
Perjalanan PT Angkasa Pura II selama 4 dekade. (Foto: dok Angkasa Pura II)

Pembangunan dan pengembangan bandara, semisal di Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang) yang awalnya hanya memiliki 1 terminal penumpang pesawat, sekarang telah memiliki 3 terminal penumpang pesawat serta 3 runway (landas pacu). Ini menjadikan Bandara Soekarno-Hatta sebagai bandara terbesar di Indonesia.

Bandara Soekarno-Hatta kini juga menjelma ibarat suatu kota mandiri dengan berbagai infrastruktur dasar sebuah kota, yakni main power station kelistrikan, pengelolaan limbah, instalasi air bersih, stasiun pemadam kebakaran di sisi udara maupun sisi darat, stasiun kereta, serta dildukung kantor kepolisian yang mempunyai wilayah hukum setingkat kabupaten/kota yakni Polres Bandara Soekarno-Hatta.

Di Bandara Soekarno-Hatta dapat ditemui juga beragam fasilitas seperti hotel, restoran, kawasan perkantoran, SPBU hingga Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Transportasi publik pun tersedia lengkap, hingga terdapat skytrain sebagai kereta penghubung antarteminal penumpang pesawat.

Pembangunan dan pengembangan juga dilakukan AP II di bandara lainnya, seperti Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang) yang beroperasi dengan terminal baru mulai 1990 dan kemudian terkoneksi dengan stasiun LRT.

Kemudian pada era 2000-an, terminal baru yang modern dibuka di Bandara Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru) pada 2012, lalu Bandara Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang) pada 2013, kemudian Bandara Sultan Thaha (Jambi) pada 2015, lalu Bandara Supadio (Pontianak) pada 2017.

Pembangunan bandara mencakup pengembangan terminal penumpang dan fasilitas juga dilakukan di bandara lainnya, yakni Bandara Minangkabau (Padang), Sisingamangaraja XII (Silangit), Fatmawati Soekarno (Bengkulu), Radin Inten II (Lampung), Jenderal Besar Soedirman (Purbalingga), Kertajati (Majalengka), HAS Hanandjoeddin (Bengkulu), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Tjilik Riwut (Palangkaraya), Sultan Iskandar Muda (Aceh), Husein Sastranegara (Bandung), Banyuwangi, dan Depati Amir (Pangkalpinang).

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
Bisnis
5 jam lalu

Pastikan Emas Nasabah Aman, Pegadaian Optimalisasi Cetak Emas Fisik

Nasional
13 jam lalu

Pilot Project Digitalisasi Bansos Diperluas, 78 Persen Daerah di Luar Pulau Jawa

Nasional
1 hari lalu

Ketika Algoritma Bertemu Intuisi Insinyur: Kisah PHR Mengelola Defisit Energi di Blok Rokan

Bisnis
1 hari lalu

Ide Bisnis 2026 Laris Manis Banjir Cuan, Ini Rahasianya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal