Permintaan Melonjak, Harga Minyak Tembus Level Tertinggi dalam 2 Pekan Terakhir

Dinar Fitra Maghiszha
Ilustrasi minyak mentah. (Foto: Reuters)

Melansir Investing.com, Kamis (27/10/2022), pasokan minyak diperkirakan masih cukup ketat ke depan menjelang kebijakan Uni Eropa yang akan mengembargo produk minyak dan gas Rusia,

Kendati demikian, Amerika Serikat (AS) sebelumnya menyatakan akan mengimbangi pengetatan ini dengan melepaskan lebih banyak cadangan minyak. Gedung Putih merilis sekitar 3,4 juta barel minyak mentah dari SPR pekan lalu, yang membuat stok mereka berada di level terendah sejak 1984.

Permintaan minyak di importir terbesar dunia, China, juga diperkirakan akan tetap lemah dalam beberapa bulan mendatang, mengingat negara tersebut tidak memiliki rencana untuk mengurangi kebijakan ketat nol-Covid

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
1 hari lalu

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.089 per Dolar AS, Ini Biang Keroknya

2 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah, Brent Keluar dari Level 100 Dolar AS per Barel

3 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Anjlok ke Rp18.168 per Dolar AS

4 hari lalu

Rupiah Kembali Ditutup Melemah Hari Ini, Sentuh Rp18.160 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal