Untuk memenuhi kebutuhan sekolahnya, Surya coba memutar otak agar bisa mendapatkan uang sendiri. Dia tidak mau hanya mengandalkan pemberian dari orang tua yang saat itu juga sedang dalam kesulitan.
Akhirnya, dia mencoba berbagai pekerjaan mulai dari ikut berjualan gorengan dengan temannya, hingga menjadi tukang ojek payung.
"Nah yang paling cukup konsisten yaitu saya ini kerja sama sama pengurus musala dekat rumah, jadi saya ngejagain kotak amal jariyah gitu, nah itu saya keliling kampung dari daerah Manggarai sampai ke Menteng itu saya jalanin gitu jagain kotak amal jariyah," tuturnya.
"Sampai sekarang selalu berkesan gitu sampai kadang-kadang itu dengan sendirinya menitikan air mata gitu kalau saya ingat masa-masa itu karena memang benar-benar luar biasa beratnya kehidupan saat itu demi bertahan hidup," sambungnya.
Surya awalnya merupakan seorang desainer grafis sejak tahun 2005. Namun saat itu dia sambil menerima orderan cetakan berupa undangan, nota dan lain sebagainya. Tapi karena belum memiliki mesin cetak, dia harus mengoper pekerjaannya ke perusahaan yang sudah memiliki mesin cetak.