JAKARTA, iNews.id - Pertamina memperkuat komitmen dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus mendorong transisi energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Salah satunya, dengan menjalankan pengurangan emisi karbon di seluruh lini bisnis sebagai dukungan terhadap target Net Zero Emission (NZE) dan efisiensi energi yang dicanangkan pemerintah.
Hingga Februari 2026, Pertamina mencatat realisasi penurunan emisi sebesar 354.609 ton CO₂e, atau 112 persen dari target periode berjalan, sebagai bagian dari upaya dekarbonisasi perusahaan.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron mengatakan, keberhasilan ini tidak terlepas dari konsistensi Pertamina dalam menjalankan berbagai program efisiensi energi di seluruh lini bisnis, mulai dari hulu hingga hilir.
“Realisasi dekarbonisasi yang melampaui target ini menjadi bukti bahwa Pertamina terus bergerak menuju energi yang lebih bersih. Namun, keberlanjutan energi juga membutuhkan peran aktif masyarakat melalui perilaku hemat dan bijak menggunakan energi,” ujar Baron.
Pertamina menegaskan bahwa langkah menjaga ketahanan energi nasional tidak hanya dilakukan melalui optimalisasi operasional dan inovasi teknologi, tetapi juga melalui edukasi dan ajakan kepada masyarakat untuk menggunakan energi secara efisien dan tepat guna.
Menurut Baron, perilaku bijak menggunakan energi memiliki dampak besar dalam menjaga stabilitas pasokan energi, terutama di tengah dinamika global yang memengaruhi sektor energi.