Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2021 Membaik, BPS: Tanda-Tanda Pemulihan Makin Nyata

Rina Anggraeni
Kepala BPS, Suhariyanto. (Foto: iNews.id/Muhammad Aulia)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, pertumbuhan ekonomi kuartal I-2021 minus 0,74 persen secara tahunan. Kendati demikian, ada tren perbaikan secara kuartalan.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, pertumbuhan ekonomi pada tiga bulan pertama tahun ini lebih baik dibandingkan tiga kuartal sebelumnya (Q2, Q3, dan Q4 2020). Pada kuartal II-2021, pertumbuhan ekonomi minus 5,32 persen. Pada kuartal III, negatif 3,49 persen dan kuartal IV minus 2,19 persen.

"Ini menunjukkan bahwa tanda-tanda pemulihan ekonomi akan semakin nyata. Dan ke depan kita berharap apa yang kita harapkan bahwa pemulihan ekonomi akan terjadi pada 2021," katanya saat jumpa pers virtual, Rabu (5/5/2021).

Menurut Suhariyanto, tren pemulihan ekonomi terjadi secara global, disokong oleh China dan AS. Hal ini tercermin dari harga komoditas yang meningkat seperti CPO, batu bara, hingga tembaga.

Selain itu, kata dia, belanja negara dan investasi juga ikut mendorong pemulihan. Pada kuartal I-2021, belanja negara mencapai Rp523 triliun, meningkat dibandingkan kuartal I-2020 yang sebesar Rp452 triliun. Realisasi investasi juga naik 2,3 persen menjadi Rp219,7 triliun.

Namun, pergerakan mobilitas masyarakat membuat ekonomi masih terhambat. Data-data ekonomi seperti kunjungan wisatawan mancanegara, penjualan mobil dan sepeda motor, hingga produksi semen masih turun secara tahunan.

"Penurunan (penjualan mobil) ini akan berpengaruh ke performa beberapa sektor atau komponen dalam PDB misalnya pertumbuhan industri alat angkutan, pedagangan, dan konsumsi rumah tangga, terutama golongan lapisan ke atas," kata Suhariyanto

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
12 jam lalu

Pengumuman THR PNS 2026 Tunggu Prabowo Pulang, Begini Rinciannya

Nasional
2 hari lalu

Purbaya Lapor APBN Defisit Rp54,6 Triliun per Januari 2026

Megapolitan
6 hari lalu

Pedagang Curhat Kerap Dibebankan terkait Pergerakan Harga, Minta Bantuan Pemerintah

Nasional
6 hari lalu

BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Februari 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal