Perusahaan Daging Terbesar AS Bakal PHK Karyawan, 15 Persen Pemimpin Senior

Dovana Hasiana
Produk Tyson Foods Inc (TSN.N), perusahaan daging terbesar Amerika Serikat. (Foto: Reuters)

"Perubahan yang sering terjadi dalam tim kepemimpinan selama beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa ada inefisiensi dalam kantor perusahaan," kata analis ekuitas senior di CFRA Research, Arun Sundaram.

Perusahaan telah berjuang selama bertahun-tahun untuk meningkatkan hasil dalam bisnis ayamnya dan mengatakan pada bulan Maret akan menutup dua pabrik pengolahan AS yang memiliki hampir 1.700 karyawan.

Padahal, perusahaan pengemas daging secara umum mendapatkan masa kejayaannya pada Pandemi karena adanya peningkatan permintaan. Perusahaan bahkan meningkatkan gaji untuk pekerja pabrik pada periode tersebut. 

Tak hanya itu, perusahaan juga menghadapi margin operasi yang menurun dan harus semakin bersaing untuk membeli ternak dan menjalankan pabrik dengan biaya besar lantaran kapasitas penyembelihan dilakukan secara penuh.

Laba Tyson disesuaikan sebesar 85 sen per saham pada kuartal yang berakhir 31 Desember, atau turun 70 persen dari tahun sebelumnya. Perusahaan akan melaporkan kinerja kuartal I 2023, pada 8 Mei 2023.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

May Day di Monas, Prabowo Umumkan Sudah Teken Keppres Satgas PHK dan Kesejahteraan Buruh

Nasional
29 hari lalu

Buruh Sebut Konflik AS-Israel dan Iran Picu Ancaman PHK di RI

Bisnis
3 bulan lalu

Bangkit dari PHK, UMKM Roti Rumahan Berhasil Tembus Pasar Ekspor berkat BRI

Seleb
3 bulan lalu

Geger! Prilly Latuconsina Mulai Kerja Jadi Sales Besok, Ini Perusahaannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal