Perusahaan Pelayaran Maersk Bakal PHK Lagi, Terbaru 3.500 Karyawan

Aditya Pratama
Raksasa pelayaran, Maersk melakukan PHK terhadap ribuan karyawannya. Ini disebabkan melemahnya permintaan dan harga angkutan yang lebih rendah. (Foto: Reuters)

KOPENHAGEN, iNews.id - Raksasa pelayaran, Maersk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ribuan karyawannya. Hal ini disebabkan melemahnya permintaan dan harga angkutan yang lebih rendah menurunkan pendapatan perusahaan.

Mengutip CNN Business, salah satu perusahaan pelayaran terbesar di dunia ini menyampaikan, pendapatan pada kuartal III 2023 mengalami penurunan hampir setengahnya menjadi 12 miliar dolar AS dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Perusahaan asal Denmark ini telah memangkas sekitar 6.500 karyawan pada tahun ini karena bergulat dengan kondisi pasar yang menantang. Maersk berencana untuk memangkas 3.500 pekerja lagi dan sebagian besar PHK tersebut akan terjadi dalam delapan minggu ke depan.

PHK karyawan yang dilakukan ini akan mengurangi jumlah pekerja hingga di bawah 100.000 orang.

“Industri kami menghadapi kondisi normal baru dengan permintaan yang lemah. Harga kembali sejalan dengan tingkat historis dan tekanan inflasi pada basis biaya kami,” ujar CEO Maersk Vincent Clerc dalam sebuah pernyataan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PHK Massal Mengancam, Andi Gani Yakin Pemerintah Bisa Selamatkan Buruh

57 tahun lalu

Mensesneg Pastikan 2 Pabrik Otomotif di Jatim Tunda Pindah ke Vietnam, Tak Ada PHK Massal

57 tahun lalu

Volkswagen Akan PHK 100.000 Karyawan, 4 Pabrik di Jerman Terancam Tutup

57 tahun lalu

Gelombang PHK Ancam Daya Beli, Partai Perindo Dorong Proteksi Industri Padat Karya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal