Peternak Unggas Curhat Merasa Tidak Diperhatikan Pemerintah

azhfar muhammad
Peternak unggas curhat merasa tidak diperhatikan pemerintah. Foto: Antara

Terkait sejumlah masalah yang dihadapi peternak, dia mengaku telah berkoodinasi dengan berbagai elemen dan stakeholder serta melayangkan surat kepada peemrintahuntuk menindaklanjuti segala permasalahan yang terjadi di jangka pendek dan panjang. 

“Kita berharap ini bisa segera dieksekusi pertama harga jagung ini menjadi normal dan pulih bisa di harga Rp4.500. Bagaimana caranya pemerintah bisa mensubsidi kemudian kejadian-kejadian yang terjadi tidak terulang lagi dan menyiapkan cadangan pangan dan harga ayam dan telur naik lagi dan dimasukan ke bansos lagi," tuturnya. 

Dia juga berharap pemerintah membantu dalam mengatasi masalah harga dan stok jagung untuk pakan ternak.

“Kami berharap dinamika harga jagung untuk pakan ternak di pasaran bisa stabil dan pemerintah bisa membangun regulasi bersama antar kementerian yang bisa melindungi peternak," ucapnya. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Megapolitan
18 hari lalu

Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Naik usai 3 Bulan, Berkisar Rp10.000-Rp15.000

Nasional
21 hari lalu

Purbaya Ungkap Belum Ada Rencana Naikkan Harga BBM Subsidi usai Minyak Dunia Melonjak

Nasional
23 hari lalu

Kapolri Tanam Raya Jagung di Sumsel, Tuntaskan Target Swasembada Pangan Presiden

Nasional
1 bulan lalu

Pemerintah Buka Impor Jagung dari AS, Jamin Tak Ganggu Produksi Dalam Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal