Peternak Unggas Curhat Merasa Tidak Diperhatikan Pemerintah

azhfar muhammad
Peternak unggas curhat merasa tidak diperhatikan pemerintah. Foto: Antara

Terkait sejumlah masalah yang dihadapi peternak, dia mengaku telah berkoodinasi dengan berbagai elemen dan stakeholder serta melayangkan surat kepada peemrintahuntuk menindaklanjuti segala permasalahan yang terjadi di jangka pendek dan panjang. 

“Kita berharap ini bisa segera dieksekusi pertama harga jagung ini menjadi normal dan pulih bisa di harga Rp4.500. Bagaimana caranya pemerintah bisa mensubsidi kemudian kejadian-kejadian yang terjadi tidak terulang lagi dan menyiapkan cadangan pangan dan harga ayam dan telur naik lagi dan dimasukan ke bansos lagi," tuturnya. 

Dia juga berharap pemerintah membantu dalam mengatasi masalah harga dan stok jagung untuk pakan ternak.

“Kami berharap dinamika harga jagung untuk pakan ternak di pasaran bisa stabil dan pemerintah bisa membangun regulasi bersama antar kementerian yang bisa melindungi peternak," ucapnya. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
2 hari lalu

Geram! Mentan Copot Korwil KPPG Surabaya gegara SPPG Tak Serap Telur dari Peternak

3 hari lalu

Jeritan Peternak Ayam Petelur: Biaya Produksi Tinggi, Harga Jual Bikin Buntung

17 hari lalu

BGN Larang Dapur MBG Pakai Produk Subsidi, Ratusan SPPG Diberhentikan Permanen

21 hari lalu

Kemenkop Kebut Perpres Operasionalisasi Kopdes Merah Putih, Jadi Payung Hukum Penyaluran Barang Subsidi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal