Pipa Nord Stream 1 Kembali Alirkan Gas dari Rusia ke Eropa setelah Berhenti 10 Hari

Aditya Pratama
Rusia kembali memompa gas melalui pipa terbesarnya ke Eropa pada Kamis setelah pemadaman selama 10 hari. (Foto: Reuters)

Aliran gas melalui jalur pipa lain, seperti Ukraina, juga telah turun sejak Rusia menginvasi tetangganya pada Februari.

Jerman dan beberapa negara bagian lain telah mengaktifkan tahap pertama dari rencana darurat yang dalam beberapa kasus dapat menyebabkan penjatahan. Yunani mengatakan pada hari Kamis akan menerapkan pemadaman listrik bergilir sebagai upaya terakhir jika perlu.

Uni Eropa bertujuan untuk memiliki fasilitas penyimpanan gas di seluruh blok 80 persen penuh pada 1 November. Persediaan sekarang sekitar dua pertiga penuh, dengan kecepatan pengisian yang melambat.

Pada laju aliran yang berkurang saat ini, regulator jaringan Jerman mengatakan Jerman akan berjuang untuk mencapai targetnya sendiri yang menargetkan akan dinaikkan menjadi 95 persen pada 1 November. Berlin mengatakan akan memperkenalkan langkah-langkah lain untuk menghemat gas.

"Gangguan lebih lanjut diperkirakan terjadi karena Rusia berusaha meningkatkan tekanan politik dan ekonomi di Eropa saat musim dingin mendekat," ucap analis Wood Mackenzie, Penny Leake.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 hari lalu

Zelensky: Rusia Tak Ingin Damai, Minta Banyak Rudal dan Tentara ke Korut

1 hari lalu

Penampakan Gerhana Matahari Total Bikin Eropa Gelap Gulita di Siang Hari

2 hari lalu

Rusia Manfaatkan Kelemahan Ukraina, Serang Banyak Kota Pakai Rudal Korut

2 hari lalu

Rusia Porak-porandakan Kota-Kota di Ukraina Pakai Rudal Korut, Presiden Zelensky Murka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal