PPATK Temukan Aliran Dana Investasi Ilegal ke Singapura, China hingga AS

Athika Rahma
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan, PPATK menemukan aliran dana investasi ilegal ke Singapura, China hingga AS. (foto: Azhfar/MPI)

JAKARTA, iNews.id - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan adanya aliran danainvestasi ilegal dari dan ke luar negeri, mulai dari Singapura, China hingga Amerika Serikat (AS).

"Transaksi ke luar negeri, apakah dari masing-masing pihak (pelaku investasi ilegela) ada transaksi yang mengalir atau berasal dari luar negeri, kami temukan ada ke Singapura, Australia, Amerika, China," kata Kepala PPATK Ivan Yustiavananda dalam konferensi pers, Kamis (10/3/2022).

Karena itu, PPATK terus bekerja sama dengan Bareskrim Polri agar lebih gencar mengendus praktik investasi ilegal. Hingga 10 Maret 2022, PPATK telah memblokir 121 rekening yang nominal transaksinya mencapai Rp353,9 miliar.

Dia mengakui, banyak transaksi baru dan pihak baru yang bermunculan untuk beraksi dalam praktik ilegal. Ada indikasi kasus ini bakalan makin banyak muncul.

Oleh karena itu, Ivan mengingatkan agar masayarakat lebih berhati-hati dengan iming-iming imbal hasil investasi yang tinggi dengan modal dan risiko yang rendah.

"Kami akan terus mensupport Bareskrim untuk mendukung penegakan hukum dan bisa melindungi kepentingan publik," ujarnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
5 jam lalu

Kekayaan 50 Orang Terkaya Singapura Tembus Rp4.214 Triliun, Eduardo Saverin Tempati Posisi Puncak

22 jam lalu

Gus Ipul Ungkap 28 Penerima Bansos Terdeteksi Transaksi Judol di Atas Rp1 Miliar

3 hari lalu

Kerahkan Ratusan Alat Berat, China Buka Akses Jalan ke Perbatasan Nepal yang Lenyap akibat Banjir

3 hari lalu

Sinopsis Microdrama Bayi Jenius dan Istri Miliarder, Ada Plot Twist di Akhir!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal