Proyek Silicon Valley Ala Indonesia Kemungkinan Mangkrak

Suparjo Ramalan
Maket proyek Bukit Algoritma di Kabupaten Sukabumi yang digadang-gadang bakal menjadi Silicon Valley Indonesia. (Foto: Instagram)

Hal ini tampak dari ketimpangan digital yang masih tinggi dalam skill dan penggunaan produk digital. Selain itu, dia mencatat bahwa inovasi Indonesia berada di posisi ke-4 terburuk se-ASEAN.

ICOR Indonesia masih berada di angka 6.7, karena modal yang masuk ke Indonesia semakin tidak efisien dalam menghasilkan pertumbuhan ekonomi. Ongkos inovasi juga semakin mahal. 

Nailul mencontohkan, China dan Vietnam sebagai negara yang berhasil menjadikan dana R&D sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi. "Jumlah peneliti di Indonesia masih sangat rendah, hanya 216 dari 1 juta penduduk," 

Sementara itu, hasil paten Indonesia juga rendah dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Dibandingkan dengan Malaysia dan Singapura, proporsi penduduk Indonesia yang ahli dalam pemrograman komputer pun masih sangat rendah, hanya 3,5 persen dari penduduk muda dan dewasa.

"Indonesia hanya unggul dari Thailand dan Filipina. Maka dari itu, masih terdapat selisih antara penawaran dan permintaan tenaga kerja sektor ICT, khususnya untuk pekerjaan data dan analisa dan pemrograman di industri fintech," tutur . 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Ridwan Kamil Tanggapi Proyek Bukit Algoritma di Sukabumi, Ini Katanya

3 hari lalu

Teknologi Terbukti Ubah Dunia Outsourcing Jadi Era 5.0, Ini Faktanya!

10 hari lalu

BYD Bangun Masa Depan Elektrifikasi di Indonesia Lewat Teknologi EV dan DM

13 hari lalu

Prabowo Tinjau Pesawat Tanpa Awak hingga Teknologi Giant Sea Wall Karya BRIN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal