Proyek Tol Bawah Laut Pertama RI Bakal Dibangun di IKN, Anggaran Diproyeksi Tembus Rp10 Triliun

Iqbal Dwi Purnama
Jembatan Pulau Balang di Teluk Balikpapan. Terowongan jalan tol bawah laut akan dibangun di Teluk Balikpapan demi pangkas waktu tempuh dari Bandara Sepinggan ke IKN. (Foto: Armydian/MPI)

Agung menjelaskan, proyeksi kebutuhan biaya konstruksi immerse tunnel sepanjang 2 KM sekitar Rp8-10 triliun. Untuk penggunaan teknologi membangun ruas tol bawah laut tersebut kemungkinan HK bakal menggandeng juga perushaan asal Korea Selatan Daewoo Engineering & Construction Co Ltd.

"Jadi karena kami memandang Daewoo memiliki keahlian dan pengalaman untuk pekerjaan immersed tunnel, karena kami di Indonesia terus terang belum pernah mengerjakan hal tersebut, maka kami lebih merasa secara mitigasi kalkulasi risiko kami memerlukan partner itu untuk belajar untuk nanti mungkin transfer knowledge," kata Agung.

"Kami masih studi jadi kalau kita benchmark pekerjaan-pekerjaan yang ada di Eropa itu bisa jadi kebutuhan kasar ya antara Rp8-10 triliun konstruksi, panjangnya sekitar 2 km-an," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 hari lalu

Otorita Ungkap Investasi Masuk ke IKN Tembus Rp208,7 Triliun

15 hari lalu

Progres Tol Betung-Jambi Seksi 1B Tembus 31 persen, Ditargetkan Rampung 2027

15 hari lalu

BPJT bakal Kembali Uji Coba Transaksi Tol Tanpa Sentuh Tahun Ini, Kapan?

15 hari lalu

Tarif 3 Jalan Tol di Pulau Jawa Segera Naik, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal