PT Timah Bukukan Rugi Rp449,7 Miliar Sepanjang 2023, Ini Penyebabnya

Suparjo Ramalan
PT Timah Tbk mencatatkan rugi sebesar Rp449,7 miliar sepanjang 2023. Perseroan membukukan penurunan pendapatan sebesar 32,9 persen menjadi Rp8,4 triliun. (Foto: Dok PT Timah)

Fina menjelaskan, lambatnya pemulihan perekonomian global dan tekanan harga logam timah dunia di tahun lalu mengakibatkan penguatan mata uang AS dan lemahnya permintaan timah, karena tingginya persediaan LME yang berdampak pada menurunnya ekspor timah Indonesia sejak 2022 sampai saat ini. 

Selain itu, penambangan timah tanpa izin yang terjadi di Bangka Belitung akibat tata kelola pertimahan yang belum membaik, berdampak negatif pada bisnis pertimahan di Indonesia khususnya perseroan.

“Kondisi ekonomi global dan domestik yang belum membaik serta lemahnya permintaan logam timah global di tengah aktivitas penambangan tanpa izin berdampak pada kinerja perseroan di tahun 2023,” ucapnya.

“Pada 2024 TINS fokus pada peningkatan produksi melalui penambahan alat tambang dan pembukaan lokasi baru, strategi recovery plan dan program efisiensi berkelanjutan, manajemen optimis kinerja Perseroan di tahun ini akan lebih baik sesuai dengan target,” tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

KPK Kembalikan Rp1,5 Triliun Aset Rampasan Korupsi ke Negara Sepanjang 2025

Nasional
8 hari lalu

Uji Kelayakan Calon Deputi Gubernur BI, Dicky Kartikoyono Ungkap Strategi Jaga Stabilitas Rupiah

Nasional
17 hari lalu

Komisi III DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Tak Boleh Berhenti pada Penyitaan 

Nasional
19 hari lalu

DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset, Ini Jenis Barang yang Bisa Disita Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal