Ramai soal Nasabah Bunuh Diri, Bos AdaKami Pastikan Semua Debt Collector Tersertifikasi

Ikhsan Permana SP
Dirut AdaKami Bernardino Moningka Vega memastikan setiap debt collector yang dipekerjakan telah mendapatkan sertifikasi sesuai dengan yang disyaratkan AFPI. (Foto: Ikhsan Permana SP/MPI)

"Setiap DC kita harus tersertifikasi, kalau ada yang melamar dikasih waktu sebulan untuk disertifikasikan, ditraining terus," ucapnya.

Sebelumnya viral kabar yang diduga nasabah AdaKami melakukan bunuh diri akibat teror petugas penagih utang. Informasi tersebut pertama kali dibunyikan oleh akun Twitter/X @rakyatvspinjol. 

Dalam unggahannya, akun tersebut menerangkan bahwa korban berinisial K, berjenis kelamin pria, sudah berkeluarga memiliki anak berumur tiga tahun dan mengakhiri hidupnya pada Mei 2023. 

K disebut meminjam uang di AdaKami sebesar Rp9,4 juta. Namun, jumlah pinjaman tersebut membengkak, di mana dana yang harus dikembalikan korban menjadi hampir Rp19 juta. Besarnya dana yang harus dikembalikan disebut karena kebijakan biaya layanan pada platform AdaKami yang hampir 100 persen dari dana pinjaman.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
4 hari lalu

Darurat Kesehatan Mental, Kemenkes Ungkap Usia 11-17 Tahun Rentan Percobaan Bunuh Diri

4 hari lalu

Mengejutkan! Kasus Percobaan Bunuh Diri Pelajar di Indonesia Naik 2,7 Kali Lipat

24 hari lalu

Duh, Pria Kelaparan Bunuh Diri di Depan Restoran karena Tak Diberi Makanan

1 bulan lalu

Geger! Sarwendah Pindah Rumah gegara Teror Debt Collector Kebohongan Besar? Ini Faktanya

2 bulan lalu

Terungkap! Sarwendah Pindah Rumah dan Boyong Anak-Anak gegara Teror Debt Collector

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal