Revitalisasi Candi Borobudur, Pemerintah Bentuk Single Authority Management

Suparjo Ramalan
Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirdjoatmojo. (Foto: MPI/Suparjo Ramalan)

"Nanti kita semakin tajamkan konsep pengelolaan pariwisata yang terintegrasi dengan konservasi, termasuk aspek spiritualnya hingga nanti disaat kita umumkan nanti berapa kapasitas yang boleh, baik sampai ke atas (Candi) dan sebagainya," kata Tiko.

Dia mengungkapkan, Kementerian Pariwisata sedang berkonsultasi dengan tim konservasi di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, termasuk juga dengan Unesco. 

"Kita mulai programing agar ini benar-benar menjadi wisata yang komprehensif, tetapi juga menjaga keutuhan heritage-nya sendiri," ujar Tiko. 

Sementara Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney, Maya Watono, mengatakan penataan kembali kawasan Candi Borobudur menjadi katalis atas posisi aset peninggalan Dinasti Syailendra itu.

Dia mengungkapkan, Kementerian BUMN dan InJourney sudah memiliki remapping kedepannya 

"Iya ada penataan kawasan, jadi memang perayaan ini menjadi katalis dari positioning borobudur ke depan akan kira remapping. Jadi pak tiko sudah disampaikan heritage, spiritual, education, dan conservation, and off course economic impact," ujar Maya. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
20 hari lalu

Prabowo Resmikan Revitalisasi Stasiun Tawang: Lestarikan Identitas dan Memori Sejarah 

1 bulan lalu

Menpar: Kunjungan PM India Perkuat Posisi Prambanan sebagai Destinasi Wisata Budaya Dunia

1 bulan lalu

MNC University dan Pemkab Kotabaru Kolaborasi Luncurkan Dashboard Data Kemiskinan dan Bahas Pariwisata

2 bulan lalu

AHY Pimpin Rakor Kebandarudaraan, Siapkan Transformasi Bandara Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal