RI Buka Peluang Kerja Sama Industri Hilir Kelapa Sawit dengan Perusahaan Jerman

Advenia Elisabeth
Menperin melakukan pertemuan dengan perusahaan industri di Jerman untuk membahas peluang pengembangan industri hilirisasi kelapa sawit di Tanah Air. (Foto: Dok. Kemenperin)

Agus menerangkan, pada tahun 2020, nilai ekspor produk sawit sebesar 19,89 miliar dolar AS, kemudian meningkat sebesar 56,63 persen pada 2021. Tenaga kerja berjumlah 4,20 juta pekerja langsung dan 12 juta pekerja tidak langsung. 

Sementara, program B30 yang merupakan salah satu produk dari kebijakan hilirisasi kelapa sawit, telah mampu mengurangi impor solar sebesar 9,02 juta kiloliter pada 2021. 

"Artinya, terdapat penghematan devisa 4,54 miliar dolar AS atau setara dengan Rp64,45 Triliun. Program tersebut juga mampu mengurangi emisi Gas Rumah Kaca sekitar 24,4 juta ton setara CO2," ucap Agus.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Prabowo Optimistis RI Tak Lagi Bergantung Impor BBM, Manfaatkan Sawit hingga Tebu

Nasional
27 hari lalu

Danantara Garap 20 Proyek Hilirisasi Senilai Rp429 Triliun, Buka 600.000 Lapangan Kerja

Nasional
28 hari lalu

Bahlil Kaji Rencana Setop Ekspor Timah, Ajak Investor Perkuat Hilirisasi

Nasional
30 hari lalu

KPK Temukan Celah Korupsi Pajak Sawit, Selisih Data Lahan Potensi Rugikan Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal