Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa di Level Rp16.281, Apa Faktor Pendorongnya?

Anggie Ariesta
ilustrasi rupiah menguat pada hari ini (Foto: iNews.id)

Selain itu, sektor pengolahan mineral dengan intensitas permodalan yang tinggi saat ini masih merupakan target utama penanaman modal asing. Permintaan eksternal dapat dipertahankan di tengah membaiknya ekspor logam dan kuatnya permintaan komoditas utama Indonesia, termasuk batu bara, minyak sawit, serta minyak dan gas.

World Bank akan mempertahankan perkiraan inflasi rata-rata tahun 2024 sebesar 2,9 persen yoy, meskipun rupiah melemah, inflasi rata-rata adalah 2,8 persen yoy di semester I 2024. Meredanya inflasi pangan karena membaiknya kondisi cuaca dan stabilnya harga energi bersubsidi akan mengimbangi kenaikan inflasi inti. 

Berdasarkan data di atas, mata uang rupiah untuk perdagangan berikutnya diprediksi bergerak fluktuatif, namun kembali ditutup melemah di rentang Rp16.270 - Rp16.340 per dolar AS.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Aparat Sita 17.400 Dolar AS dari 4 Pegawai KPK Gadungan

Nasional
3 hari lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.090 per Dolar AS

Nasional
5 hari lalu

Strategi BI usai Rupiah Tembus Level Rp17.100 per Dolar AS

Nasional
5 hari lalu

Rupiah Anjlok Tembus Rp17.105, Airlangga: Mata Uang Lain Juga Melemah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal