Rupiah Kuat Dikhawatirkan Eksportir, Begini Respons Gubernur BI Perry Warjiyo

Muhammad Aulia
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memastikan penguatan rupiah adalah suatu hal yang baik. Pasalnya, hal ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional ke tren positif.

"Penguatan nilai tukar ini apakah bagus untuk pertumbuhan ekonomi? Ya, penguatan rupiah itu mampu mendorong pertumbuhan ekonomi," kata Perry di Gedung BI, Jakarta pada Kamis (23/01/2020).

Menurut Perry, ada beberapa hal yang menyebabkan nilai tukar rupiah terus mengalami penguatan. Hal tersebut karena adanya pasokan valas dari pihak eksportir, berlanjutnya aliran masuk modal asing ke Indonesia, dan mulai meredanya ketidakpastian di pasar keuangan global.

Isu mengenai penguatan rupiah sendiri tengah menjadi hal yang cukup menarik. Hal ini tak terlepas dari kenyataan di mana penguatan kurs rupiah akan membuat nilai dolar AS yang diperoleh eksportir dari transaksi dagang mereka menjadi menurun. 

Hal tersebut pun pada akhirnya mencuatkan kekhawatiran, terutama di kalangan eksportir. Meski demikian, Perry menegaskan kalangan eksportir justru jangan terlalu mengkhawatirkan penguatan rupiah. Perry mengidentifikasi adanya hal positif yang dapat diterima oleh kalangan eksportir dari penguatan Rupiah.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Makro
6 hari lalu

Breaking News: BI Rilis Aturan Baru Beli Dolar AS, Kini Dibatasi Maksimal 50.000 per Bulan

Nasional
7 hari lalu

BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Maret 2026

Keuangan
8 hari lalu

Rupiah Anjlok Tembus Rp17.000 per Dolar AS

Nasional
8 hari lalu

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp7.389 Triliun per Januari 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal